Tuesday, 13 March 2012

CONTOH REVIEW JURNAL

Share it Please
REVIEW JURNAL PSIKOLOGI KEPRIBADIAN
Peringkas - Nim
SRI UTAMI HALMAN - 1171040009
Tanggal
7 Maret 2012
Topik
Tahap Perkembangan Erik Erikson

Penulis
Donald Capps
Tahun
27 April 2007
Judul
Mother, Melancholia, and Play in Erik H. Erikson’s
Childhood and Society
Jurnal
J Relig Health
Vol. dan Halaman
Vol.46 dan Hal. 591–606

Landasan Teori
Jurnal ini difokuskan pada hubungan antara melankoli anak dan konflik dengan ibu otoritas, dan menarik perhatian pada peran restoratif humor. Pada jurnal ini, penulis membahas dua dari tiga bab dalam bagian tiga,''Perkembangan Ego,'' buku besar pertama Erikson, Anak dan Masyarakat [Erikson, Anak dan masyarakat. Jakarta: W. W. Norton, 1950, Anak dan masyarakat (rev. edition). Jakarta: W. W. Norton, 1963]. Penulis mempelajari tema hubungan melankoli dan ibu, tetapi fokus pada peran restoratif bermain. Penulis menafsirkan perbedaan antara dua kasus dalam yang dikemukakan Sigmund Freud, ''Mourning dan melankoli'' [Freud, Mourning dan melankoli.
Metode dan Subjek
Penulis mengulas kasus yang dikerjakan Erikson mulai bab tentang Jean, gadis 5 tahun penderita skizofrenia. Jean selalu merasa aneh ketika tiba di rumahnya lagi setelah meninggalkan rumahnya untuk beberapa waktu, dia mengamuk dan histeris sehingga membuat ibunya menjadi histeris. Jean berlari dan mengelilingi bagian rumahnya, setelah menemukan bantal, ia kemuadian memeluk dan berbicara dan tertawa terbahak-bahak dengan objek bantalnya itu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis. Dimana Erikson mulai menganalisa kejadian-kejadian yang dialami oleh si penderita skizofrenia dengan cara menanyakan kepada ibunya hal-hal yang pernah dialami sang penderita di masa lalunya.
Instrumen
Erikson mengusulkan rencana pengobatan awal yaitu sebagai berikut:
Memperhatikan bahwa Jean tidak tinggal bersama orangtuanya selama berbulan-bulan. Ia mengusulkan bahwa Jean harus dikembalikan ke rumah keluarganya
dan untuk beberapa waktu yang lama, ibu harus mengambil alih perawatan Jean di bawah bimbingan Erikson. Ibunya harus menumbuhkan kembali sikap percaya Jean kepada dirinya.
Hasil
Dengan metode yang digunakan Erikson, Jean kembali menumbuhkan rasa percaya diri dan percaya kepada orang tuanya. Alhasil, Jean menjadi percaya diri dan mulai bisa memainkan piano. Hal ini adalah salah satu kejutan yang begitu menakjubkan dalam kasus yang diteliti oleh Erikson.
Kesimpulan
Kasus ini menggambarkan kelemahan ego esensial yang menyebabkan anak-anak ini akan terpengaruh pada satu waktu dengan ‘drivenness' difokuskan pada bagian lain suatu individu.
Hal ini dalam pandangannya, bahwa mereka gagal untuk dapat belajar, mengingat, dan untuk unggul, biasanya di beberapa upaya artistik yang mencerminkan mitra sensorik fiksasi mereka dasarnya lisan. Ini hanyalah bahwa mereka tidak dapat mengintegrasikan semuanya, ego mereka adalah impoten. Penderita pkizofrenia saat ia tumbuh dewasa, perbedaan antara kronologis usia dan perilakunya menjadi sangat berbeda ditandai dengan asosiasi dengan anak-anak sebayanya.

28 comments:

  1. sipp sama-sama :)
    makasih sudah berkunjung :D

    ReplyDelete
  2. terma kasih infonya.,
    sangat bermanfaat.. :)

    ReplyDelete
  3. sama-sama.
    terima kasih juga telah berkunjung :D

    ReplyDelete
  4. saya mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia
    Artikel yang menarik, bisa buat referensi ini ..
    terimakasih ya infonya :)

    ReplyDelete
  5. apa saat meriview harus dibiat tabel seperti itu?

    mencari jurnal psikologi itu dimana?

    ReplyDelete
  6. menurut sepemahaman dan ilmu yang saya dapat, review jurnal memang harus dibuat tabel seperti di atas.
    linknya bisa di proquest.com mbak, ato di google juga bisa :)

    ReplyDelete
  7. rajin merespon...:)
    pengunjung merasa diperhatikan...hheheh
    usefull post...
    keep posting...:) :)

    ReplyDelete
  8. hehehe iye makasih banyak gan :) :D

    ReplyDelete
  9. Trima kasih, post-nya sangat bermanfaat.
    Untuk jurnal bhs inggrisnya bisa tlg dibantu, sy blm menemukan

    ReplyDelete
  10. maaf gan, untuk review jurnal yang ini saya tidak melampirkan jurnal aslinya berhubung karena suatu hal, tapi untuk jurnal lainnya InsyaAllah akan selalu saya sertakan, terima kasih :)

    ReplyDelete
  11. review jurnal sama resume jurnal itu sama atau kaga ya mbak?

    ReplyDelete
  12. sepamahan saya sih review sama resume itu beda mas. review itu mengulas kembali, kalo resume itu merangkum (mengambil bagian yang penting).

    ReplyDelete
  13. permisi mbk sri, mw nanya..
    utk format jurnal yg dicantumkan tersebut pakai refrensi dari mana y?
    saya tertarik mempelajari lebih dalam ni.
    formatnya bagus, sangat membantu ^_^

    ReplyDelete
  14. untuk format meriview jurnal saya dapat dosen mas, terimakasih :)

    ReplyDelete
  15. Misi mbak Utami...
    Format review nya bagus, bnar2 tersusun dgn rapi...
    Kira2 ada contoh review jurnal yg lainnya gag ?

    Makasih.

    ReplyDelete
  16. sepemahaman saya, cara review jurnal memang seperti di atas. untuk contoh lainnya saya belum pernah temukan mas. terima kasih :)

    ReplyDelete
  17. Sedikit memberikan gambaran, huuuffffhhh betapa susahnya kuliah. tapi ya itulah kuliah, kalau ga susah bukan kuliah namanya. Semakin kita bingung semakin kita berpikir. thanks contoh review jurnalnya

    ReplyDelete
  18. nice qoute :)
    terima kasih telah berkunjung gan :D

    ReplyDelete
  19. wah jadi tau bedanya review sama resume
    makasih mbak

    ReplyDelete
  20. sama-sama terima kasih juga telah berkunjung :)

    ReplyDelete
  21. Assalamu Alaikum, Saudaraku Sri Utami, tulisan Anda diterbitkan di

    www.portal-gorontalo.com/2013/04/bagaimana-cara-menulis-review-sebuah-tulisan-buku-artikel.html

    ReplyDelete
  22. mba kalau review sama resume itu sama ga ya ? soalnya saya ada tugas buat ngeresume jurnal , mohon bantuannya :)

    ReplyDelete
  23. maaf mbak repsonnya telat...
    review itu mengulas kembali, kalo resume itu merangkum (mengambil bagian yang penting).

    ReplyDelete