Sunday, 8 April 2012

POSTINGAN UNTUK AYAHKU TERCINTA :*

pagi ini 8 April 2012, ketika bangun tidur langsung kuraih handphone-ku, ke cari nama "Ayah-ku" di kontak dan segera ku pencet tombol dial. dua kali panggilanku tak terjawab, mungkin Ayah belum bangun, maka ku telfon lagi untuk yang ketiga kalinya ternyata Ibuku yang mengangkat telfonku.
Ibu : Assalamualaikum
Saya : Waalaikumsalam, Ibu, mana Ayah?
Ibu : masih tidurki Nak, kenapai?
Saya : mauka kasihki selamat Ayah, ulang tahunnya tawwa sekarang
Ibu :oh iya di', kulupai juga itu.. tunggumi kukasi dulu pade hpnya Ayahmu

1 menit kemudian ..
Ayah : Haloo ..
Saya : Assalamualaikum, Ayah ..
Ayah : Waalaikumsalam, kenapako Nak?
Saya : Selamat Ulang tahun Ayah !!!
Ayah : iya nak, makasih banyak

Saya : mauki kado apa?

Ayah : banyak uangmu kah?
Saya : tidak banyak tapi adaji
Ayah : Jangan mko Nak, simpanmi itu uangmu ka saya ji kasiko juga
Saya : --____________________________--

seketika saya terhenyak, ku ingat-ingat kejadian beberapa bulan yang lalu, kejadian beberapa tahun yang lalu. sungguh saya tidak seperti Ayah. saya yang selalu merengek setiap kali Ayah berbohong kalau tidak ada kado untuk ulang tahun  ini, saya yang selalu marah pada Ayah kalau ayah bilang "jangan banyak mau", saya yang selalu ngambek kalau permintaan saya tidak dikabulkan.

2 bulan yang lalu, Ayah memberikan baju yang saya idam-idamkan (baju yang terpajang di Mall), 1 tahun yang lalu, Ayah memberikan handphone yang pastinya tidak pasaran pada saat itu, 2 tahun yang lalu Ayah memberikan gitar walau dia selalu mengatakan "Perempuan itu tidak baik main gitar, kamu kayak perempuan nakal kalau pegang gitar, tidak usah beli gitar, mending laptop saja" tapi karena rengekan dari saya akhirnya beliau tetap memberikan apa yang sebenarnya beliau tidak suka untuk saya gunakan, dan tahun-tahun sebelumnya lagi entah apa yang Ayah berikan yang sudah tidak bisa saya ingat lagi ..

Dan sekarang, jelas-jelas sudah kutawarkan kado apa yang Beliau inginkan, tapi ternyata jawabannya tak seperti apa yang saya perkirakan. Ya Allah betapa baik Ayahku, sungguh beruntung saya memiliki Ayah seperti Beliau, walaupun kadang-kadang saya kesal dengan segala larangan yang beliau berikan kepada saya, tapi saya sadar bahwa itu untuk kebaikan saya sendiri. untuk anak perempuannya. wajar jika Ayah seperti itu, maklum Beliau tidak punya anak laki-laki, jadi wajar-wajar saja jika Beliau begitu ketat kepada semua anaknya..

Saya bahagia dengan Ayahku yang selalu ingatkan "belajarko baek-baek Nak, supaya nanti bisa selesai 4 tahun", atau yang bilang "Janganmi terlalu sering keluar, kalau tidak kerjaan mending istirahat saja, tidak baek anak perempuan suka keluar-keluar", ada juga yang begini "Jangan mko dulu pacaran-pacaran, kuliah mko dulu baek-baek, nanti kalau sarjana satang sendiri ji itu" *eeehhhhhhhh*. saya juga bahagia dengan Ayahku yang selalu bertanya "dimanako Nak? sudah mko makan? bagaimana kuliahmu? masih adaji  uangmu? kapan ada liburmu?". saya begitu beruntung dan sangat beruntung dihadirkan dalam keluarga Bapak Drs. Abd. Rasyid, M., saya bangga memanggil Beliau dengan sebutan "Ayah" :) ini untuk pertama kalinya kuucapkan selamat ulang tahun melalui telepon dan tulisan, biasanya saya kuucapkan secara langsung dan tentunnya dengan cipika-cipiki :D

Selamat Ulang Tahun Ayahku sayang, semoga panjang umur, murah rezeki, diberikan kesehatan, makin sayang kepada Istri dan kelima anaknya, serta selalu dalam lindungan Allah SWT. I Love You My Beloved Father :*

0 comments:

Post a Comment

 

Menulis selalu lebih menyenangkan daripada kerja tugas! Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang