Monday, 26 November 2012

REVIEW FILM BREAKING DOWN II (Konteks Psikologi Kelompok)


REVIEW FILM BREAKING DOWN II
Bella (Kristen Stewart) telah menjelma menjadi Vampir yang sangat cantik dan sangat kuat. Sebagai seorang vampir baru, Bella seharusnya sangat haus darah. Namun secara menakjubkan dia dengan cepat mampu mengontrol insting barunya tersebut. Bella sempat mengamuk dan menyerang Jacob (Taylor Lautner) ketika tahu sahabatnya tersebut meng-imprint Renesmee (Mackenzie Foy), namun Edward (Robert Pattinson) dan Seth (Booboo Stewart) berhasil menenangkannya.
Bella sangat ingin bertemu dengan Charlie
Billy Burke), ayahnya; namun merasa bingung menjelaskan kepada Charlie mengenai perubahan yang terjadi pada dirinya.
Mengetahui hal itu, Jacob mengambil inisiatif untuk membuka rahasia dunia lain yang melibatkan Bella. Dengan sengaja dia berubah menjai serigala di depan Charlie, Jacob juga menjelaskan bahwa Bella juga telah mengalami perubahan yang tidak biasa dengan menjadi Vampir. Dalam kunjungannya saat menjenguk Bella, Charlie terpesona melihat Renesmee, cucunya; yang merupakan bayi setengah Vampir. Renesmee tumbuh dengan pesat, dalam beberapa minggu dia telah bisa bicara dan mampu berjalan serta berburu. Saat Bella dan Jacob membawanya berburu, seorang Vampir dari klan Denali bernama Irina (Maggie Grace), melihat Renesmee dan menganggapnya sebagai immortal child (Anak Abadi).
Dengan kemampuannya, Alice (Ashley Greene) melihat Irina mengadukan keberadaan Renesmee kepada Volturi. Bagi Volturi, immortal child adalah kejahatan besar di kalangan Vampir. Alice menduga hal itu akan dijadikan alasan oleh Volturi untuk datang dan menghancurkan keluarga Cullen. Tak lama kemudian, Alice dan Jasper (Jackson Rathbone) menghilang. Keluarga Cullen memanggil keluarga Vampir lain untuk menjadi saksi bahwa Renesmee bukanlah immortal child, melainkan manusia setengah vampir. Mereka berharap hal ini dapat membuat Volturi mengerti dan membatalkan keputusannya untuk menyerang keluarga Cullen.
Namun sebagai antisipasi jika Volturi tetap berkeras melakukan konfrontasi, mereka berlatih untuk menghadapi pasukan Volturi yang terdiri atas vampir-vampir tangguh. Saat berlatih itulah Bella menyadari bahwa dia bisa menggunakan kekuatannya sebagai tameng untuk melindungi teman-temannya yang lain. Pada saat pengumpulan seluruh keluarga kerabat dari keluarga Cullen, tiba-tiba dua orang tamu tak diundang datang menghampiri kubu mereka dan menyatakan siap bertarung melawan Volturi. Mereka berdua adalah musuh Volturi yang telah berhasil dikalahkan beberapa ratus tahun yang lalu, sehingga pada saat mereka mendengar kubu pemberontakan yang disusun oleh keluarga Cullen mereka langsung bersedia ikut serta dalam pertempuran tersebut.
Awalnya Dr. Carlisle (Peter Facinelli) mengatakan bahwa ini bukanlah sebuah perang, hanya saja sebuah pemberian kesaksian kepada Volturi bahwa Renesmee bukanlah anak abadi. Namun setelah informasi yang telah didapatkan yang mengatakan bahwa akan tetap diluncurkan serangan dari kaum Volturi, akhirnya keluarga Cullen beserta kerabat dan teman-temannya siap untuk melakukan pertempuran dengan Aro (Michael Sheen) dan pada Volturi lainnya. Bella waktu itu tak mau tinggal diam, ia begitu bersemangat mempertahankan Renesmee apabila anaknya tersebut akan dibunuh oleh Volturi.
Hari yang ditunggu telah datang, dimana salju telah menggunung waktu itu dan dipertemukanlah dua kubu telah saling berhadap. Kubu keluarga Cullen telah siap untuk bertempur melawan Volturi, dan pertarungan dibantu oleh bangsa serigala yang dipimpin oleh Jacob. Setelah mendengar penjelasan dari Dr. Carlisle dan pengakuan dari Edward, Volturi akhirnya menyadari bahwa Irina telah memberikan informasi yang salah pada mereka mengenai Renesmee. Hal ini membuat Irina langsung dieksekusi saat itu juga. Namun keluarga Cullen belum bisa bernafas lega. Volturi masih belum memutuskan apakah keberadaan manusia setengah vampir bisa membahayakan kerahasiaan dunia vampir dari dari manusia atau tidak. Saat itulah muncul Alice dan Jasper membawa seorang manusia setengah vampir bernama Nahuel (JD Pardo) yang membuktikan bahwa keberadaan manusia setengah vampir tidak membahayakan dunia vampir.
Melihat bukti yang diberikan oleh Nahuel serta menyadari hebatnya kekuatan perisai yang Bella miliki, ditambah lagi dengan bayangan masa depan yang diperlihatkan oleh Alice pada Aro mengenai kekalahan yang akan dialami Volturi jika masih ingin tetap bertarung, akhirnya Volturi memutuskan untuk pergi dan pertempuran besar pun akhirnya dapat dicegah.

TEORI PSIKOLOGI KELOMPOK
1.      Kelompok adalah kumpulan orang-orang yang merupakan kesatuan sosial yang mengadakan interaksi yang intensif dan mempunyai tujuan bersama.
2.      H. Smith menguraikan bahwa kelompok adalah suatu unit yang terdapat beberapa individu, yang mempunyai kemampuan untuk berbuat dengan kesatuannya dengan cara dan dasar kesatuan persepsi.
3.      Kelompok informal menurut Charles; merupakan suatu kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan-kebutuhan seseorang. Keanggotan kelompok biasanya tidak teratur dan keanggotaan ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu dan kelompok. Pada Kelompok ini terjadi pembagian tugas yang jelas tapi bersifat informal dan hanya berdasarkaqn kekeluargaan dan simpati.
4.      Persyaratan yang diperlukan dalam penanaman kelompok sosial antara lain kesadaran berkelompok, interaksi sosial, dan organisasi sosial.
5.      Social facilitation adalah kelompok yang mempertinggi performa seseorang.
6.      Acquired group adalah kelompok yang terbentuk atas  dasar pemilihan.
7.      Proses-proses pembentukan kelompok menurut Bruce Tackman (1965):
-          Tahap 1 – Forming
Pada tahap ini, kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum bisa saling percaya. Waktu banyak dihabiskan untuk merencanakan, mengumpulkan infomasi dan mendekatkan diri satu sama lain.


-          Tahap 2 – Storming
Pada tahap ini kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah apa yang harus  mereka selesaikan, bagaimana fungsi mereka masing-masing dan model kepemimpinan seperti apa yang dapat mereka terima. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasikan ide-ide dan perspektif mereka masing-masing.
-          Tahap 3 – Norming
Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Kelompok mulai menemukan haromoni seiring dengan kesepakatan  yang mereka buat mengenai aturan-aturan dan nilai-nilai yang digunakan.
-          Tahap 4 – Performing
Kelompok pada tahap ini dapat berfungsi dalam menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling tergantung satu sama lainnya dan mereka saling respek dalam berkomunikasi.
-          Tahap 5 – Adjourning dan Transforming
Ini adalah tahap yang terakhir dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap manapun ketika mereka mengalami perubahan (transforming). Misalnya jika ada review mengenai goal ataupun ada perubahan anggota kelompok.

HUBUNGAN ANTARA TEORI DAN FILM BREAKING DOWN II
1.      Berdasarkan pengertian kelompok yang dipaparkan oleh H. Smith bahwa kelompok adalah suatu unit yang terdapat beberapa individu, yang mempunyai kemampuan untuk berbuat dengan kesatuannya dengan cara dan dasar kesatuan persepsi.
-          Hal ini dapat dilihat pada film Breaking Down II dimana keluarga dan para kerabat Cullen bersama-sama bergabung membuat kelompok untuk mempertahakan Renesmee pada bangsa Volturi karena menganggap bahwa Renesmee bukanlah anak abadi dan tidak akan membahayakan bangsa vampir.
2.      Berdasarkan bentuk-bentuk kelompok Charles, dalam film Breaking Down II kubu keluarga Cullen termasuk ke dalam kelompok informal yang merupakan suatu kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan-kebutuhan seseorang. Keanggotan kelompok biasanya tidak teratur dan keanggotaan ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu dan kelompok. Pada Kelompok ini terjadi pembagian tugas yang jelas tapi bersifat informal dan hanya berdasarkan kekeluargaan dan simpati.
-          Hal ini dapat dilihat dengan kelompok yang dipimpin oleh Edward dan Ayahnya, Dr. Carlisle, serta beranggantokan para keluarga dan kerabat Cullen yang lainnya yang tidak teratur.
3.      Dalam film Breaking Down II juga bersifat social facilitation yaitu kelompok yang mempertinggi performa seseorang. Hal ini dapat dilihat dengan perasaan bangga oleh salah satu anggota kerabat Cullen yang terlibat dalam pemberontakan pada bansa Volturi.
4.      Dalam film Breaking Down II terlihat jelas bahwa bersifat acquired group yaitu kelompok yang terbentuk atas  dasar pemilihan. Hal ini terjadi pada saat akan dibentuk kelompok pembelaan Renesmee pada kaum Volturi, dimana pada saat itu keluarga Cullen mencari semua kerabat mereka dan mengajaknya bergabung ke dalam kelompok.
5.      Dalam Breaking Down II juga terlihat jelas proses-proses pembentukan kelompok sesuai yang dikemukakan oleh Bruce Tackman (1965):
-          Tahap 1 – Forming
Dalam film terlihat bahwa ketika kelompok pembela Renesmee telah terbentuk, para anggota kelompok masih belum begitu bersatu dan masih terbagi kembali menjadi kelompok-kelompok kecil.
-          Tahap 2 – Storming
Pada film Breaking Down II terlihat bahwa para anggota kelompok pembela Renesmee mulai mengembangkan ide-ide untuk melawan Volturi, mereka mulai membuka diri dan bekerja sama, baik dari keluarga Cullen, kerabat Cullen, maupun dari bangsa serigala.
-          Tahap 3 – Norming
Pada film Breaking Down II terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas, seperti Jacob yang ditugaskan untuk membawa Renesmee kabur ketika perang dimulai, keluarga dan kerbat Cullen sebagai anggota perang, dan bantuan dari bangsa serigala.
-          Tahap 4 – Performing
Dalam film Breaking Down II, tahap performing terlihat jelas ketika kubu Cullen dan Volturi akan bertarung. Kubu Cullen masing-masing telah mengambil posisi perang dan bersiap untuk bertarung melawan Volturi. Mereka saling bekerja sama baik dari bangsa vampir keluarga Cullen maupun dari bangsa serigala yang sangat tidak menyukai vampir dan menganggapnya sebagai musuh.
-          Tahap 5 – Adjourning dan Transforming
Tahap ini terjadi ketika Aro menghentikan rencana peperangan atas keluarga Cullen oleh Volturi, dan dengan dihentikannya peperangan tersebut kelompok pembela Renesmee dari kerabat Cullen dan bangsa serigala bubar.

0 comments:

Post a Comment

 

Menulis selalu lebih menyenangkan daripada kerja tugas! Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang