Wednesday, 13 March 2013

CONTOH CLASSICAL CONDITIONING DAN OPERANT CONDITIONING DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


Tugas Individu
Psikologi Klinis
Dosen Pengampu: Harlina Hamid, S.Psi., M.Si., M.Psi., Psikolog


CONTOH OPERANT CONDITIONING DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DAN IKLAN TERKAIT DENGAN CLASSICAL CONDITIONING



SRI UTAMI HALMAN
1171040009
KELAS A



FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2013



A.     CONTOH OPERANT CONDITIONING DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI:
1.       Posotive Reinforcement yaitu suatu peristiwa yang bila hadir mengikuti suatu perilaku tertentu dapat menyebabkan perilaku tersebut akan diulangi.
Contoh:
·         Didit ingin bergabung dalam tim futsal di fakultasnya, ayahnya kemudian berjanji akan membelikannya sepatu baru jika ia berhasil masuk dalam tim futsal dan menjadi pemain inti. Ketika peneyeleksian, Didit berusaha maksimal untuk bisa bergabung dalam tim tersebut, hingga pada akhirnya ia berhasil dan mendapat hadiah sepatu baru dari ayahnya. (Benar)
·         Ketika fatima akan berangkat ke sekolah, ia selalu mencium tangan kedua orangtuanya dan mendapat pujian “anak manis” atau “anak pintar” dari orangtuanya sehingga fatima tidak pernah melupakan mencium tangan ketika akan bepergian. (Benar)
·         Semasa kecil, lisna beberapa kali pindah TPA walaupun ia belum bisa mengaji. Setelah ia diiming-imingi akan dibelikan baju muslim baru oleh ibunya jika ia telah fasih dalam mengaji, ia berusaha keras untuk bisa menyelesaikan Iqro dan lanjut ke Al-Qur’an, hingga pada akhirnya ia fasih dalam mengaji dan diberikan baju muslim baru oleh ibunya. (Benar)
·         Semasa bulan Ramadhan, Arini berusaha qatam Al-Quran. Setiap hari ketika selesai sholat, ia akan selalu membaca Al-Qur’an. Orangtua Arini kemudian membelikannya Al-Qur’an baru yang lengkap dengan terjemahannya sehingga membuat Arini bahagia dan tetap melanjutkan membaca Al-Qur’an walaupun bulan Ramadhan telah berlalu. (Benar)
·         Sepulang sekolah, Yoga selalu keluar bermain bersama teman-temannya, ia selalu menolak dan menangis jika ibunya menyuruh ia kembali ke rumah untuk tidur siang sehingga Ibu Yoga menjanjikan akan member uang jika ia tidur siang. Setiap kali menginginkan uang, Yoga selalu mogok tidur siang hingga ibunya memberikan uang lagi. (Salah)
·         Fachri adalah anak usia empat tahun yang bandel, ketika ia marah ia memukuli adiknya sehingga Ayahnya marah dan mengatakan untuk memuluki Ayahnya saja, bukan adiknya. Untuk selanjutnya, ketika Fachri marah lagi, ia akan mencari Ayahnya dan memukulinya sampai ia merasa puas. (Salah)
·         Ketika adik saya menangis, saya memberikan permen sehingga ia berhenti menangis. Untuk selanjutnya, ketika ia menginginkan permen ia selalu menangis dan tidak akan berhenti jika permintaannya tidak dipenuhi (Salah)


2.       Negative Reinforcement yaitu meningkatkan frekuensi perilaku dengan mengakhiri atau menghilangkan sesuatu yang buruk atau tidak diinginkan.
Contoh:
·         Ketika belajar di BM101 dengan suhu 180C, mahasiswa psikologi kedinginan dan tidak fokus menerima kuliah saat itu. Salah seorang mahasiswa kemudian menaikkan suhu menjadi 240C sehingga mahasiswa menjadi nyaman dalam menerima materi kuliah. (Benar)
·         Ikhsan pernah mengalami kecelakaan di suatu jalan karna terdapat lubang-lubang yang cukup besar. Setelah sembuh, setiap kali melintas di jalan tersebut, Ikhsan selalu cemas dan mengurangi kecepatan motornya. Setelah jalanan tersebut diperbaiki dan lubang-lubang telah tertutupi, Ikhsan merasa lebih aman setiap melintas di jalan tersebut. (Benar)
·         Ketika Rika akan kuliah pagi, ia tidur tidak terlalu malam dan mengaktifkan alarm agar bisa bangun pagi dan melaksanakan sholat subuh. (Benar)
·         Indri pernah kecelakaan motor karna tidak dapat melihat kendaraan yang di belakangnya ketika spion motornya rusak. Ayah Indri kemudian memasangkan spion baru di motor Indri sehingga ia dapat melihat kendaraan dari belakang dengan baik. (Benar)
·         Ketika pelajaran matematika, Aswar memilih untuk tidak masuk sekolah karna gurunya yang galak. Agar tidak mendapat hukuman dari gurunya, Ibu Aswar melampirkan surat keterangan sakit ke sekolah sebagai alas an bahwa Aswar harus beristirahat di rumah. (Salah)

3.       Punishment adalah pemberian hukuman pada suatu individu untuk menghilangkan perilaku yang tidak disenangi.
Contoh:
·         Aswar selalu malas membawa baju lab dari rumah ketika akan praktikum dan lebih memilih untuk meminjam baju lab milik temannya yang rumahnya tidak jauh dari kampus. Beberapa waktu setelah itu, ketika ia akan meminjam lagi baju lab milik temannya, ternyata baju lab tersebut juga digunakan oleh temannya. Hal ini membuat Aswar harus dikeluarkan dari laboratorium karna tidak memakai baju lab, sehingga pada praktikum selanjutnya ia tidak meminjam punya temannya lagi melainkan selalu membawa sendiri miliknya.
·         Heri adalah salah satu siswa akselerasi di sebuah sekolah, ia sangat tidak menyukai pelajaran elektronika karena gurunya jarang mengajar. Setiap diberikan tugas, ia tidak pernah mengerjakan karna merasa tidak senang oleh gurunya, dan alhasil ketika nilai elektronika keluar ia mendapat nilai yang buruk. Ia kemudian menjadi drop dan menghadap ke guru elektronikanya, ia kemudian diberikan hukuman untuk mengerjakan tugas yang lebih berat yang harus dikumpulkan besoknya.
·         Risma pernah menjatuhkan kotak pensil Anti hingga rusak sehingga membuat Anti sangat marah. Anti kemudian tidak mau berbicara pada Risma sebelum Risma meminta maaf dan mengganti kotak pensilnya.
·         Agus mengendarai motor dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya menabrak seorang anak kecil. Agus kemudian dibawa ke kantor polisi dan mendapat hukuman tiga tahun penjara.

4.       Extinction yaitu hilangnya respons. Tingkah laku yang telah mengalami pengutan, pada beberapa saat/periode waktu tidak lagi diperkuat, dan oleh karena itu, tingkah laku tersebut berhenti untuk muncul.
Contoh:
·         Maria adalah seorang anak manja, ia selalu bergantung kepada ibunya jika akan melakukan sesuatu. Hari pertama sekolah, ia minta diantar oleh ibunya hingga seminggu penuh. Sampai akhirnya, ibu maria harus ke kantor, lalu ia berusaha untuk ke sekolah sendiri walaupun dengan perasaan yang berdebar-debar, keesokan harinya ia masih sendiri ke sekolah, hingga akhirnya ia terbiasa untuk ke kampus sendiri,
·         Habib adalah seorang anak bungsu dari 4 bersaudara, ia mempunyai 3 orang kakak perempuan yang sangat rajin. Setelah tamat SMA, Habib melanjutkan kuliah di luar kota, Habib diajari cara mencuci dan memasak oleh ketiga kakaknya karna Habib tidak pernah melakukan itu sebelumnya. Awalnya Habib merasa tidak bisa melakukan itu, namun setelah kuliah ia harus betul-betul melakukan itu secara sendiri.


B.     CONTOH IKLAN TERKAIT CLASSICAL CONDITIONING:
Classical Conditioning menyatakan bahwa perilaku merupakan hasil dari asosiasi yang dekat antara perangsang utama (Primary Stimulus) dengan perangsang kedua (Secondary Stimulus).
Contoh dalam iklan:
·         Pada iklan helm GM sule sebagai pelawak OVJ mengajak menggunakan helm GM yang canggi anti maling.
·         Iklan Yamaha yang di perankan oleh komeng cukup menarik, komeng mengendarai motor Yamaha dengan kecepatan tinggi sehingga semua benda di sekitarnya beterbangan dan pakaiannya sobek tiba-tiba datang Lorenso pembalap internasional motoGP menambahkan YAMAHA semakin didepan
·         Pada iklan Top Kopi dimana Iwan Fals (Primary Stimulus) yang merupakan sebuah penyanyi sekaligus public figure menyemboyankan “Jangan mengaku orang Indonesia kalau belum coba Top Kopi” (Secondary Stimulus). Hal ini akan membuat para konsumen akan mencoba produk Top Kopi utamanya para pecinta Iwan Fals.
·         Iklan detergen Daia (Secondary Stimulus) dengan pemeran seorang lelaki sedikit gendut berkaca mata dan rambutnya dicat warna-warni sesuai warna sampul detergen (Primary Stimulus) memberikan daya tarik pada konsumen dengan hal unik yang ada pada bintang iklan. Dengan semboyan “busa lebih banyak” membuat Daia digemari di masyarakat.
·         Girlband JKT48 (Primary Stimulus) dalam iklan Pocarisweat (Secondary Stimulus) menari dengan semangat dan energik, setelah melakukan dance personil JKT48 meminum Pocarisweat sebagai penambah ion setelah melakukan gerakan tubuh kemudian melanjutkan lagi dance mereka. JKT48 megajak para konsumen untuk mengkonsumsi produk tersebut karna merupakan minuman segar penambah ion.




DAFTAR PUSTAKA
Anonim. “Modifikasi Perilaku (EXTINCTION)” Online. http://sketsacompangcamping.blogspot.com/2010/05/modifikasi-perilaku-extinction.html?m=1. Diakses 5 Maret 2013.
Listiani, Endri. 2011. Perilaku Konsumen. Jakarta: Pusat Pengembangan Bahan Ajar Mercu Buana.

download filenya di sini

3 comments:

  1. manfaat operant conditioning ada nggk ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. silakan searching di google gan, kebetulan dalam tugas di atas, saya tidak masukkan manfaatnya. terima kasih :)

      Delete

 

Menulis selalu lebih menyenangkan daripada kerja tugas! Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang