Thursday, 9 October 2014

Perbedaan Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Perbedaan Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Hamidi (2004, 14-16) menyatakan bahwa penelitian kualitatif dan kuantitatif memiliki 12 perbedaan, yaitu:
1.      Segi perspektif
a.       Penelitian kuantitatif lebih menggunakan pendekatan etik, dalam hal ini peneliti mengumpulkan data dengan menetapkan terlebih dahulu konsep sebagai variabel-variabel yang berhubungan dan berasal dari teori yang telah dipilih oleh peneliti. Kemudian variabel tersebut dicari dan ditetapkan indikator-indikatornya. Hanya dari indikator yang telah ditetapkan tersebut dibuat kuesioner, pilihan jawaban beserta skorya. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitaif lebih menggunakan persepektif emik. Peneliti dalam hal ini mengumpulkan data berupa cerita rinci dari para informan dan diungkapkan apa adanya sesuai dengan bahasa dan pandangan informan.

2.      Segi konsep atau teori
a.       Penelitian kuantitatif bertolak dari konsep (variabel) yang terdapat dalam teori yang dipilih oleh peneliti, kemudian dilakukan pencarian data dengan menggunakan kuesioner untuk pengukuran variabel-variabelnya. Jadi disimpulkan bahwa penelitian kuantitatif berangkat dari konsep, teori atau menguji teori. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif berangkat dari penggalian data berupa pandangan responden dalam bentuk cerita rinci yang telah diapaparkan, kemudian para responden bersama peneliti memberi penafsiran sehingga menciptakan konsep sebagai temuan. Jadi disumpulkan bahwa penelitian kualitatif mengembangkan, menciptakan, menemukan konsep atau teori.

3.      Segi hipotesis
a.       Penelitian kuantitatif merumuskan hipotesis sejak awal, yang berasal dari teori relevan yang telah dipilih. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif bisa menggunakan hipotesis dan bisa tanpa hipotesis. Jika ada maka hipotesis bisa ditemukan di tengah penggalian data, kemudian dibuktikan melalui pengumpulan data yang lebih mendalam lagi.

4.      Segi teknik pengumpulan data
a.       Penelitian kuantitatif mengutamakan penggunaan kuisioner, sedangkan
b.      Penelitaian kualitatif mengutamakan penggunaan wawancara dan observasi.

5.      Segi permasalahan atau tujuan penelitian
a.       Penelitian kuantitatif ingin mengetahui tingkat pengaruh, keeretan korelasi atau asosiasi antar variabel, atau kadar satu variabel dengan cara pengukuran.  Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif ingin mengetahui tentang makna (berupa konsep) yang ada di balik cerita detail para responden dan latar sosial yang diteliti.

6.      Segi teknik memperoleh jumlah sampel
a.       Penelitian kuantitatif memiliki jumlah sampel yang bersifat representatif (perwakilan) dan diperoleh dengan menggunakan rumus, persentase atau tabel populasi sampel yang telah ditentukan sebelum pengumpulan data. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif jumlah respondennya diketahui ketika pengumpulan data mengalami kejenuhan. Pengumpulan data diawali dari mewawancarai informan awal atau informan kunci dan berhenti sampai pada responden yang kesekian sebagai sumber yang sudah tidak memberikan informasi baru lagi. Maksudnya berhenti sampai pada informan yang kesekian ketika informasinya sudah tidak berkualitas lagi melalui teknik bola salju (snow-ball), sebab informasi yang diberikan sama atau tidak bervariasi lagi dengan para informan sebelumnya. Jadi penelitian kualitatif jumlah responden atau informannya didasarkan pada suatu proses pencapaian kualitas informasi.

7.      Segi alur piker penarikan kesimpulan
a.       Penelitian kuantitatif berproses secara deduktif, yakni dari penetapan variabel, kemudian pengumpulan data dan menyimpulkan. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif berproses secara induktif, yakni prosesnya diawali dari upaya memperoleh data yang detail (riwayat hidup responden, life story, life style, berkenaan dengan topik atau masalah penelitian), tanpa evaluasi dan interpretasi, kemudian dikategori, diabstraksi serta dicari tema, konsep atau teori sebagai temuan.

8.      Segi sajian data
a.       Penelitian kuantitatif berupa angka atau tabel. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif datanya disajikan dalam bentuk cerita detail sesuai bahasa dan pandangan responden.

9.      Segi definisi operasional
a.       Penelitian kuantitatif menggunakan definisi operasinal karena digunakan dalam pengukuran variabel. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif tidak perlu menggunakan, karena tidak akan mengukur variabel. Jika penelitian kualitatif menggunakan definisi operasional, berarti penelitian telah menggunakan perspektif etik bukan emik lagi. Dengan menetapkan definisi operasional, berarti peneliti telah menetapkan jenis dan jumlah indikator, yang berarti telah membatasi subjek penelitian mengemukakan pendapat, pengalaman atau pandangan mereka.

10.  Segi analisis data
a.       Penelitian kuantitatif dilakukan di akhir pengumpulan data dengan menggunakan perhitungan statistik. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif analisis datanya dilakukan sejak awal turun ke lokasi melakukan pengumpulan data, dengan cara mengangsur atau menyimpan informasi, mereduksi, mengelompokkan dan seterusnya sampai terakhir memberi interpretasi.

11.  Segi instrumen
a.       Penelitian kuantitatif menggunakan instrument berupa angket atau kuesioner Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif memiliki instrumen berupa peneliti itu sendiri. Karena peneliti sebagai manusia dapat beradaptasi dengan para responden dan aktivitas mereka. Hal tersebut sangat diperlukan agar responden sebagai sumber data menjadi lebih terbuka dalam memberikan informasi.

12.  Segi Kesimpulan
a.       Penelitian kuantitatif membuat kesimpulan yang sepenuhnya dilakukan oleh peneliti, berdasarkan hasil perhitungan atau analisis statistic. Sedangkan,
b.      Penelitian kualitatif membuat interpretasi data oleh peneliti melalui pengecekan dan kesepakatan dengan subjek penelitian, sebab merekalah yang yang lebih tepat untuk memberikan penjelasan terhadap data atau informasi yang telah diungkapkan. Peneliti memberikan penjelasan terhadap interpretasi yang dibuat, mengapa konsep tertentu dipilih. Bisa saja konsep tersebut merupakan istilah atau kata yang sering digunakan oleh para responden.

Sumber:

Hamidi. (2004). Metode Penelitian Kualitatif: Aplikasi Praktis Pembuatan Proposal dan Laporan Penelitian. Malang: UMM Press.

0 comments:

Post a Comment

 

Menulis selalu lebih menyenangkan daripada kerja tugas! Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang