Thursday, 9 October 2014

Teknik Pengumpulan Data Kualitatif

Teknik Pengumpulan Data Kualitatif

A.    Observasi kualitatif
Observasi kualitatif adalah observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan cara turun langsung ke lokasi untuk mengamati segala perilaku dan aktivitas yang ingin diteliti. Peneliti mencatat dan atau merekam proses observasi berupa aktivitas-aktivitas dalam lokasi peneliian baik terstruktur maupun semistruktur yaitu dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada responden sebagai proses pengumpulan data. Peneliti kualitatif dapat terjun langsung menjadi partisipan untuk mengumpulkan data, atau hanya menjadi non-partisipan (pengamat) (Creswell, 2010:267).
Opsi-opsi, kelebihan dan kekurangan metode observasi dibandingkan dengan metode pengumpulan data yang lain menurut Creswell (2010:268) yaitu:
1.      Ketika peneliti ikut serta menjadi partisipan dan menyembunyikan perannya sebagai observer, maka peneliti dapat menemukan pengalaman baru dari turun langsung menjadi partisipan. Namun, keberadaan peneliti sebagai partisipan di sini dapat dianggap ataupun tampak sebagai pengganggu jalannya observasi.
2.      Ketika peneliti ikut serta menjadi partisipan dan menampakkan perannya sebagai observer, maka peneliti dengan leluasa dapat melakukan perekapan perilaku atau aktivitas selama proses observasi berlangsung ketika informasi yang dibutuhkan muncul. Namun, peneliti bisa saja melaporkan hasil observasi yang bersifat privat/pribadi yang tidak dikehendaki dari responden.
3.      Ketika partisipan yang ikut serta dalam aktivitas pengamatan menjadi observer sekunder, maka segala aspek-aspek yang dganjil, tidak biasa dan aneh yang tidak ditemukan oleh observer primer (peneliti) dapat diungkapkan oleh observer sekunder (partisipan). Namun, dengan adanya observer sekunder, peneliti akan dianggap sebagai individu yang tidak memiliki skill yang baik dalam mengobservasi.
4.      Ketika peneliti melakukan observasi secara pribadi tanpa menggunakan bantuan dari partisipan, maka peneliti dapat mengeksplorasi topik-topik yang tidak menyenangkan bagi peneliti untuk dijadikan bahan bahasan. Namun, partisipan dalam penelitian ini kerapkali mendatangkan masalah selama proses penelitian berlangsung (dalam hal ini biasanya siswa).

B.     Wawancara kualitatif
Wawancara kualitatif adalah wawancara yang dilakukan oleh peneliti baik secara langsung (face to face), telepon atau media lainnya, maupun terlibat langsung dalam suatu kelompok tertentu yang terdiri dari enam sampai delapan responden. Pertanyaan yang diberikan dalam wawancara kualitatif umumnya bersifat tidak terstruktur (unstructured) dan bersifat terbuka (openended) yang dengan sengaja diciptakan untuk memunculkan padangan maupun opini dari para responden wawancara (Creswell, 2010:267).
Opsi-opsi, kelebihan dan kekuarangan metode wawancara dibandingkan dengan metode pengumpulan data yang lain menurut Creswell (2010:268) yaitu:
1.      Ketika peneliti melakukan wawancara perorangan secara berhadap-hadapan, maka peneliti dapat dengan mudah mengorek informasi secara subjektif ketika peneliti tidak bisa mengobservasi partisipan secara keseluruhan. Namun, informasi yang didapatkan bisa saja tidak valid sehingga disaring kembali oleh peneliti.
2.      Ketika peneliti melakukan wawancara melalui telepon dengan partisipan, maka partisipan dapat lebih leluasa memberikan respon kepada peneliti karena tidak harus berhadapan langsung. Namun, wawancara melalui telepon hanya akan memberikan informasi di suatu tempat tertentu, bukan ditempat alamiah.
3.      Ketika peneliti melakukan wawancara secara berkelompok dengan responden sebanyak enam sampai delapan orang, maka peneliti dapat dengan mudah mengontrol proses tanya jawab yang berlangsung. Namun, kehadiran peneliti dalam kelompok tersebut memungkin terjadinya respon bias dari para partisipan.
4.      Ketika peneliti melakukan wawancara melalui media lain seperti internet maupun email, maka akan memunculkan bias dari proses penelitian karena tidak semua responden memiliki kemampuan artikuasi dan persepsi yang setara.
C.     Data Kualitatif
Data kualitatif (Emzir, 2010:64-65) adalah kumpulan data yang telah dikumupulkan oleh peneliti yang secara khusus akan dibentuk menjadi dasar-dasar analisis. Data yang dimaksud dalam kualitatif meliputi hasil transkrip wawancara, catatan observasi lapangan berupa catatan deskriptif dan reflektif, kutipan dokumen, dan hasil foto yang telah diambil peneliti selama proses penelitian berlangsung. Patton (Emzir, 2010:65) menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis data kualitatif, yaitu:
1.      Wawancara (interviews); berupa data yang dikutip sama persis dari proses wawancara berlangsung dengan konteks yang cukup untuk dapat diinterpretasikan.
2.      Pengamatan (observation); berupa data hasil observasi yang terdiri atas catatan lapangan yang dideskripsikan dengan rinci, serta lokasi dilakukannya pengamatan.
3.      Dokumen (Documents); berupa kutipan dokumen-dokumen yang diambil dengan cara mencatat dan mempertahankan konteks.

D.    Validitas dan Reliabilitas dalam kualitatif
Kriteria penilaian kualitatitaf (Emzir, 2010:79) menjelaskan sebagai berikut:
1.      Kredibilitas kualitatif sama dengan validitas internal; kredibilitas adalah sejauhmana keakuratan penerapan hasil penelitian kualitatif dapat dipercaya oleh partisipan.
2.      Transferabilitas kualitatif sama dengan validitas eksternal; transferabilitas adalah sejauhmana kemampuan hasil penelitian dapat diterapkan, digeneralisasikan maupun ditransfer pada konteks yang lain.
3.      Dependabilitas sama dengan reliabilitas data; dependabilitas adalah sejauhmana keajegan hasil yang diperoleh dalam melakukan pengamatan yang sama untuk waktu yang berbeda.
4.      Konfirmabilitas sama dengan objektivitas data; konfirmabilitas adalah tingkat dimana hasil penelitian yang unik dapat diterima oleh orang lain.

Referensi:

Creswell, J. W. (2010). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixes (Edisi ke-3). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Emzir. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: Raja Grafindo.

2 comments:

 

Menulis selalu lebih menyenangkan daripada kerja tugas! Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang